pesonadieng.com

Kawah Ijen via Banyuwangi, Siap-siap Lewat Tengah Hutan

Kawah Ijen via Banyuwangi yang harus lewat tengah gelapnya hutan.
Lihat Foto

– Salah satu tempat wisata yang bisa dikunjungi saat berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi adalah Kawah Ijen.

Tempat wisata ini unik karena menyuguhkan panorama alam yang langka berupa api biru atau blue fire.

Dilansir dari Kamis (18/06/2020), api biru hanya ada di Kawah Ijen dan satu lagi ada di Islandia.

Baca juga: Jalan-jalan ke Kawah Ijen, Ini Tips untuk Dapatkan Foto Blue Fire Menggunakan Smartphone

Meski pos pendakian ke Kawah Ijen ada di Paltuding, Kabupaten Bondowoso, banyak wisatawan yang menjangkaunya dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Kondisi jalan ke Kawah Ijen via Banyuwangi

pun menjangkau Paltuding Kawah Ijen via Banyuwangi pada Kamis (12/5/2022). Jika kamu hendak ke Ijen dari Banyuwangi, berikut kondisi jalannya:

Jalan mulus sampai Kecamatan Licin

Dari Kota Banyuwangi, jalan utama menuju Kawah Ijen adalah melalui Kecamatan Licin. Pengendara tidak akan menemui kesulitan saat berkendara sampai sana.

Perjalanan malam ke Kawah Ijen via Banyuwangi./ANGGARA WIKAN PRASETYA Perjalanan malam ke Kawah Ijen via Banyuwangi.

Itu karena sebagian besar jalan sudah diaspal halus, meski hanya ada dua ruas. Kanan-kiri jalan juga ramai oleh rumah-rumah penduduk. Penerangan pun cukup memadai.

Jalan baru agak gelap jelang sampai Kecamatan Licin. Meski begitu, jalan masih bagus dan ada beberapa lampu jalan, meski letaknya agak berjauhan.

Baca juga: 5 Alasan Mendaki Gunung Ijen Itu Mudah, Cocok untuk Pendaki Pemula

Sampai di Kecamatan Licin memasuki kawasan Ijen, ada pos retribusi masuk desa wisata. Di sini, pengunjung harus membayar Rp 10.000 per orang.

Menembus gelapnya hutan Gunung Ijen

Tantangan perjalanan bisa dibilang baru dimulai usai meninggalkan Kecamatan Licin, tepatnya usai Homestay Ijen Garden. Memang waktu tempun sampai Paltuding tinggal sekitar 35 menit.

Akan tetapi, pengendara akan melalui jalan di tengah hutan lereng Gunung Ijen yang tidak ada bangunan satu pun.

Hanya ada hutan yang gelap tanpa penerangan jalan. Cahaya lampu kendaraan jadi satu-satunya yang menerangi jalan.

saat itu mengendarai sepeda motor Supra X125 FI untuk berboncengan yang kuat dipacu sampai Paltuding.

Untuk jalan, sayang sekali kondisinya tidak semulus Banyuwangi ke Licin. Beberapa ruas jalan penuh lubang, terutama makin mendekati Paltuding.

Selain itu, jalan juga cukup menanjak. Sepeda motor yang kendarai sempat hanya bisa melaju pelan menggunakan gigi 1.

Baca juga: Liburan ke Kawah Ijen Naik Bus DAMRI dari Jember, Tak Perlu Rapid Test

“Kalau naik kendaraan pribadi sepeda motor, saya saranin untuk pakai yang mesinnya 150 cc. Takutnya kalau pakai sepeda motor matik di bawah 150 cc nanti enggak kuat,” kata petugas Snooze Hostel Banyuwangi bernama Dinda, dilansir dari , Selasa (17/5/2022).

Pengendara hendaknya berhati-hati saat melalui jalan di tengah hutan itu. Jika terjadi kerusakan kendaraan, bisa jadi kamu akan uji nyali di tengah hutan yang gelap.

Pastikan pula bahan bakar diisi penuh sewaktu di Kota Banyuwangi. Tidak ada pom bensin di jalan utama dari Kecamatan Licin sampai Paltuding.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat