pesonadieng.com

57 Naturalist Guide di TN Komodo Mulai Kegiatan Konservasi

Pulau Padar di Labuan bajo
Lihat Foto

LABUAN BAJO, - Sebanyak 57 orang naturalist guide dari Kampung Komodo, Rinca, dan Papagarang mulai melaksanakan program penguatan konservasi di Loh Liang Pulau Komodo dan Pulau Padar Utara, Taman Nasional Komodo.

Kegiatan sudah dilakukan sejak 1 Januari 2023.

Baca juga: Warga Pulau Komodo Ikut Pelatihan Jadi Naturalist Guide di TN Komodo

Untuk diketahui, dikutip dari situs Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, naturalist guide adalah kelompok interpreter binaan Koperasi Serba Usaha Taman Nasional Komodo yang anggotanya merupakan tenaga masyarakat sekitar.

"Di sana mereka menjalani apa yang sudah kami latih, baik itu kegiatan patroli, pengawetan pohon, maupun penghitungan satuan satwa," tutur Direktur Operasional PT Flobamor, Abner Runpah kepada di Labuan Bajo, Kamis (19/1/2022).

Baca juga:

Ia menambahkan, selain kegiatan patroli dan pengawasan, para naturalist guide juga membantu membuka jalur trekking baru di kawasan Padar Utara, serta membersihkan sampah di sekitar.

"Jalur trekking sudah kami buka baru, sudah dibersihkan," ungkapnya.

Abner menjelaskan, keterlibatan penuh ke-57 naturalist guide itu merupakan upaya mendukung keberlangsungan program penguatan konservasi di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo.

Warga Kampung Komodo dan Papagarang akan bekerja sebagai naturalist guide di sejumlah destinasi wisata di Taman Nasional Komodo yakni Pulau Padar dan Loh Liang di Pulau Komodo./Nansianus Taris Warga Kampung Komodo dan Papagarang akan bekerja sebagai naturalist guide di sejumlah destinasi wisata di Taman Nasional Komodo yakni Pulau Padar dan Loh Liang di Pulau Komodo.

Sebelum diturunkan di lapangan, ke 57 naturalis guide itu mendapatkan sejumlah pelatihan baik dari anggota BTNK maupun tenaga profesional dari Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) yang merupakan bagian dari TNBBS (Taman Nasional Bukit Barisan Selatan).

Selama mengikuti pelatihan, 57 peserta diberikan materi terkait pengenalan kawasan, konservasi, dan keramahtamahan (hospitality).

Baca juga:

Sebelumnya, Saptono, Koordinator TWNC yang menjadi salah seorang mentor dalam pelatihan ke 57 warga lokal itu menyebutkan sebelum turun bekerja, para naturalist guide sebelumnya telah dibekali sejumlah pengetahuan dasar mulai dari wawasan kebangsaan, konservasi hinggah kepada kemampuan membaca peta dan hospitality.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

"Kami ajarkan juga tentang public speaking. Jadi mereka tahu tata cara, sikap badan, tata krama kita untuk melayani tamu  dan lain-lain, minimal naturalis guide yang berwawasan konservasi," ujar Saptono.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat