pesonadieng.com

Pertama Kali Naik Kapal Pesiar? Simak 4 Tips Ini

Harmony of the Seas, yang merupakan bagian dari Royal Carribean Cruise Line menjadi kapal pesiar terbesar di dunia.
Lihat Foto

- Kapal pesiar bisa jadi alternatif buat kamu yang ingin merasakan sensasi liburan premium di lautan.

Ada banyak fasilitas dan aktivitas menyenangkan yang bisa dicoba untuk mendapatkan pengalaman eksklusif.

Baca juga: Menjelajahi Kapal Pesiar Genting Dream, Ada Restoran Halal

Nah, jika berencana untuk mencoba kapal pesiar pertama kalinya, simak dulu tips berikut ini biar liburan makin menyenangkan.

Tips naik kapal pesiar untuk pertama kali

Kapal pesiar (cruise) Genting Dream, bersandar di Pelabuhan Celukan Bawang, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Rabu (21/12/2022). Dinas Pariwisata Buleleng Kapal pesiar (cruise) Genting Dream, bersandar di Pelabuhan Celukan Bawang, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Rabu (21/12/2022).

1. Pilih rute pendek

Buat yang baru pertama kali ingin mencoba naik kapal pesiar, dianjurkan memilih rute pendek terlebih dahulu sebagai uji coba.

Hal itu dilakukan untuk membiasakan diri terlebih dahulu dan mengetahui bahwa naik kapal pesiar ternyata tak ribet.

"First timer itu kami lebih menyarankan untuk rute-rute yang tidak terlalu lama dan tidak terlalu jauh," kata Marketing Executive Royal Caribbean Indonesia, Rachel Roselinadji kepada , Jumat (24/2/2023).

Baca juga: 18 Kapal Pesiar Angkut Wisman ke Bali Selama 2022

Misalnya, rute Singapura-Penang, atau Singapura-Pukket yang dapat ditempuh dalam waktu tiga hari dua malam.

Sementara rute lainnya, misalnya dari Eropa atau Alaska, tamu diharuskan ikut berkeliling terlebih dahulu ke Eropa atau Amerika.

2. Jangan ragu kendala bahasa

Rachel mengatakan, sebagian besar calon tamu merasa kurang nyaman naik kapal pesiar lantaran terkendala bahasa.

Padahal, kata Rachel, kru-kru di atas kapal pesiar, terutama yang beroperasi di perairan Indonesia, sudah dipersiapkan untuk bisa berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris.

Baca juga: Menparekraf Targetkan Peningkatan Jumlah Turis Asing dari Kapal Pesiar

"Di atas kapal kami, staf yang bisa berbahasa Indonesia itu banyak, yang berbahasa Inggris juga banyak, jadi enggak masalah kok," tutur dia.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat