pesonadieng.com

Pemerintah NTB Bujuk Maskapai Buka Lebih Banyak Penerbangan

Ilustrasi Gili Trawangan, Lombok, NTB.
Lihat Foto

Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) mengupayakan lebih banyak penerbangan, baik domestik maupun internasional, untuk meningkatkan kunjungan ke daerah tersebut.

Terkait hal tersebut, Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi pun melakukan pertemuan dengan sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia, AirAsia, dan Lion Air.

"Untuk menjawab keluhan masyarakat tentang terbatasnya frekuensi dan jalur penerbangan serta mahalnya tiket pesawat dari dan ke NTB, saya manfaatkan waktu tugas dinas ke Jakarta untuk "road show" ke pimpinan maskapai pemerintah dan swasta di Jakarta," ungkap Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur NTB, Jumat (28/10/2023), seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: 4 Destinasi Memukau di Sekitar Mandalika, Ada Gili Nanggu hingga Desa Sade

Tak hanya untuk meningkatkan kunjungan wisata, peningkatan frekuensi penerbangan juga dinilai dapat mendorong geliat MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition) di Lombok dan NTB secara umum.

Apalagi, NTB juga menjadi salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. 

"Dengan lancarnya konektivitas dari dan ke NTB, diharapkan dapat memperbanyak MICE di NTB, sehingga roda perekonomian masyarakat bisa terus berputar dan semakin sejahtera. Terutama pada bidang pariwisata yang merupakan salah satu unggulan NTB," katanya.

Target 2 juta wisatawan

Secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata NTB Jamaluddin Malady mengatakan, frekuensi penerbangan langsung dari berbagai destinasi, baik dalam dan luar negeri, menjadi hal yang penting dan perlu diperbanyak.

"Persoalan konektivitas penerbangan ini sudah kami sampaikan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, termasuk manajemen maskapai. Pada intinya bagaimana penerbangan langsung ke NTB bisa diperbanyak," ucapnya.

Baca juga: Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Ia menambahkan, NTB menargetkan dua juta wisatawan pada 2023. Penambahan frekuensi penerbangan menurutnya dapat berkontribusi untuk mencapai target tersebut.

Adapun NTB juga tengah mengembangkan citra sebagai destinasi wisata olahraga. Salah satunya dengan menjadi rumah dari Sirkuit Mandalika yang merupakan lokasi penyelenggaraan MotoGP.

"Insya Allah itu bisa terpenuhi dan positif untuk kemajuan pariwisata NTB ke depannya," kata Jamaluddin Malady.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat