pesonadieng.com

5 Tips Mendaki Gunung Andong via Pendem, Lintas Jalur

Panorama Sunrise di Gunung Andong, Rabu (15/5/2024).
Lihat Foto

– Gunung Andong dengan ketinggian 1.726 meter di atas permukaan laut (mdpl), bisa jadi pilihan untuk dikunjungi saat liburan.

Gunung ini jadi favorit karena waktu tempuh ke puncak yang tidak terlalu lama, yakni sekitar 1,5 sampai 2 jam, sehingga pas bagi pemula.

Ada beberapa jalur yang bisa digunakan untuk mencapai puncaknya, yakni via Sawit, Pendem, dan Gogik.

Baca juga: Pendaki Penyulut Flare di Gunung Andong Terancam Di-blacklist Seumur Hidup

Adapun salah satu jalur pendakian tersebut, yakni via Pendem, bisa dibilang merupakan jalur tengah karena berada di antara jalur Sawit dan Gogik.

sempat menjajal jalur pendakian Andong via Pendem ini pada Selasa-Rabu (14-15 Mei 2024).

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Tips mendaki Gunung Andong via Pendem

Jika ingin menjajal pendakian Gunung Andong via Pendem, simak dulu tipsnya yang  rangkum berikut ini:

1. Jangan kesorean

Jika ingin berkemah di Gunung Andong, maka hendaknya pendaki tidak berangkat terlalu sore agar bisa sampai di puncak sebelum gelap.

Baca juga: Sandiaga Dukung Sanksi Tegas untuk Penyulut Flare di Gunung Andong

Apabila cuaca cerah, pendaki akan mendapat bonus panorama sunset atau matahari terbenam yang indah dari puncak Andong.

2. Lintas jalur

Jalur pendakian Pendem ternyata terdapat percabangan, yakni via jalur selatan dan utara. Pendaki lebih baik melalui semuanya.

Gunung Andong di Magelang, Jawa Tengah./ANGGARA WIKAN PRASETYA Gunung Andong di Magelang, Jawa Tengah.

Adapun jalur utara akan bertemu dengan jalur Gogik di Pos Kendit, lalu menjangkau Puncak Alap-alap (puncak timur).

Sementara jalur selatan akan bertemu dengan jalur Sawit sebelum Pos 2 jalur lama, lalu menjangkau Puncak Andong.

Baca juga: Harga Tiket Terkini Pendakian Gunung Andong via Pendem

menjajal melalui jalur utara saat naik, berkemah di sekitar Puncak Alap-alap, lalu turun melalui jalur selatan dengan terlebih dahulu melalui Puncak Andong.

3. Bawa uang tunai

Salah satu keunikan Gunung Andong adalah, terdapat warung yang ada di kawasan puncak. Biasanya, warung yang selalu buka ada di Puncak Andong.

Suasana di camp area puncak Gunung Andong yang dipenuhi tenda pendaki/Dian Ade Permana Suasana di camp area puncak Gunung Andong yang dipenuhi tenda pendaki

Pendaki bisa membeli makanan dan minuman di sini, seperti gorengan, mendoan, mi instan, dan teh hangat.

Baca juga: Rute ke Basecamp Gunung Andong via Pendem, antara Jalur Sawit dan Gogik

Oleh karena itu, bawalah uang tunai agar bisa membeli makanan di warung itu yang hanya menerima pembayaran tunai.

4. Persiapkan fisik

Meski merupakan gunung yang pas untuk pemula, pendaki Gunung Andong tetap harus mempersiapkan fisik.

Baca juga: Gunung Andong, Tujuan Pendakian yang Pas untuk Anak-anak

Itu karena jalur pendakian tetap menanjak. Pendaki yang kurang olahraga atau persiapan, akan kesulitan melaluinya.

5. Pakai sepatu atau sandal gunung

Jalur pendakian Gunung Andong didominasi jalur tanah dan batu yang licin apabila basah terkena hujan atau kabut.

Puncak Alap-alap Gunung Andong./ANGGARA WIKAN PRASETYA Puncak Alap-alap Gunung Andong.

Dengan begitu, pakailah alas kaki yang pas, seperti sepatu atau sandal gunung yang meminimalkan risiko terpeleset.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat