pesonadieng.com

Dieng Caldera Race 2024 Digelar mulai 7 Juni 2024

Dieng Caldera Race 2024 digelar 7-9 Juni.
Lihat Foto

JAKARTA, - Ajang Dieng Caldera Race siap digelar di Tambi Tea Resort, Wonosobo, Jawa Tengah, mulai Jumat (7/6/2024) sampai Sabtu (9/6/2024).

Ada empat kategori lari Dieng Caldera Race 2024 yakni Fun Trail 10 Km, Trail 21 Km, Trail 42 Km, dan Ultra Trail 75 Km.

Baca juga: Larangan Study Tour Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Atlet Lari Trail Indonesia yang juga founder Detrac, Fandhi Achmad, berharap Dieng Caldera Race bisa menjadi loncatan pelari menuju kompetisi lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB).

"Saya dengar dari teman-teman pelari, kita sulit beradaptasi di UTMB. Nah, Dieng itu kan terkenal dengan suhu dinginnya. Dengan membuat kompetisi lari di Dieng, kami berharap, pelari Indonesia bisa perform di UTMB," jelas Fandhi dalam Weekly Press Briefing, Senin (27/5/2024).

Sejauh ini, pendaftar Dieng Caldera Race 2024 sudah hampir mencapai target 1.000 peserta dari 22 provinsi di Indonesia.

Lewat lomba lari ini, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Agustin Peranginangin mengatakan, sport tourism bisa menjadi salah satu strategi kampanye keindahan pariwisata di Dieng.

Baca juga:

Dampak ekonomi

travel - Dieng Caldera Race 2024 digelar 7-9 Juni. /Krisda Tiofani travel - Dieng Caldera Race 2024 digelar 7-9 Juni.

Event Director Dieng Caldera Race, Yulius Tjendrawan menuturkan, Indonesia memiliki potensi menyelenggarakan trail run internasional di sejumlah wilayah, seperti yang dilakukan Malaysia dan Singapura.

Yulius memprediksi ada multiplier effect ekonomi di Dieng Caldera Race hingga Rp 27 miliar.

"Registrasi peserta rata-rata Rp 600.000, artinya ada Rp 600 juta kita kumpulkan dari peserta. Dari sponsor mungkin ada Rp 1 miliar, berarti hampir Rp 2 miliar," ujar Yulius.

Baca juga: 8 Penginapan Dieng Murah, Rp 100.000-an Per Malam

Total tersebut belum termasuk penghitungan belanja dari saudara atau keluarga yang ikut datang ke Dieng.

"Apalagi kalau kita melihat hype trail run di Indonesia, tahun ini mungkin sudah mencapai 50 gelaran. Kita bisa hitung 50 kegiatan dikali Rp 20-an miliar," hitung Dieng.

Ia melihat dampak positif pada sejumlah komunitas dalam tiap gelaran lari, termasuk komunitas lokal dan komunitas lari.

Baca juga:

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat