Tips Keselamatan Saat Bertemu Beruang, Hindari Kontak Mata
- Beruang memang bukan hewan yang biasa ditemui di Indonesia. Hewan ini biasanya banyak dijumpai di Amerika Serikat atau Rusia.
Di Indonesia, kamu mungkin tidak perlu khawatir bertemu dengan beruang yang dikenal buas dan membahayakan.
Namun andai ada rencana bertualang di alam ketika berkunjung ke AS atau Rusia, maka sebaiknya kamu memiliki wawasan seputar bagaimana mengantisipasi serangan beruang.
Baca juga: Apakah Beruang Kutub Berbahaya bagi Manusia?
Tips selamat dari serangan beruang
Berikut ini adalah tips seputar keselamatan dari serangan beruang dilansir dari CNN Travel, Rabu (12/06/2024):
1. Jaga jarak
Jangan mendekati beruang dan beri cukup ruang bagi mereka untuk menjauh dari Anda. Jaga jarak minimal 91 meter untuk beruang di Yellowstone dan 61 meter untuk beruang hitam di Taman Nasional Shenandoah, AS.
Lihat postingan ini di InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh (@kompascom)
2. Bicaralah dengan tenang
Jika bertemu dengan beruang, bicaralah dengan tenang dan rendah untuk mengidentifikasi diri Anda sebagai manusia.
3. Berjalan bersama kelompok
Lebih aman untuk berjalan bersama kelompok karena akan tercium bau dan lebih bising, sehingga kemungkinan beruang tidak akan mendekat.
Baca juga: Pria Swiss di Thailand Memotong Lengannya Sendiri untuk Hindari Serangan Beruang
4. Gendong anak kecil atau anjing
Jika membawa anak kecil atau anjing, sebaiknya gendonglah untuk menghindari potensi konflik dengan beruang.
5. Hindari kontak mata langsung
Jangan menatap mata beruang secara langsung dan menjauhlah secara perlahan, menyamping jika memungkinkan.
Tips saat beruang mendekat
Jika beruang mulai mendekati Anda dengan agresif, ada beberapa hal yang perlu dilakukan:
1. Berdiri tegak
Jika yang mendekat adalah beruang grizzly atau beruang hitam, jangan lari atau memanjat pohon. Berdiri tegak di hadapan mereka.
2. Buat suara keras
Buatlah suara keras dengan berteriak, membenturkan panci dan wajan, atau menggunakan klakson untuk menakut-nakuti beruang.
3. Pura-pura mati
Jika berhadapan dengan beruang grizzly yang tidak mau mundur dan serangan akan segera terjadi, Anda disarankan untuk berpura-pura mati.
Baca juga: Beruang Ganggu Resepsi Pernikahan di AS, Curi Makanan Tamu
Penting untuk membedakan antara beruang hitam dan beruang grizzly. Beruang hitam memiliki wilayah jelajah yang lebih luas daripada beruang grizzly. Selain itu, bentuk wajah dan punuk di pundak juga dapat membedakan keduanya.
Tips saat berkemah di area beruang
Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat berkemah di daerah beruang adalah:
- Gunakan loker penyimpanan makanan jika tersedia di perkemahan dan area piknik.
- Hindari menyimpan makanan di dalam tenda atau kendaraan.
- Buanglah sampah di tempat sampah yang tahan beruang.
Selain itu, penting untuk tidak memberi makanan kepada beruang, karena hal ini dapat menyebabkan masalah kronis dan bahkan kematian bagi beruang tersebut.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik Beruang Madu, Beruang Terkecil di Dunia
Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat dilakukan untuk tetap aman saat berada di daerah beruang, seperti membawa semprotan beruang dan senjata api jika diperlukan. Namun, penting untuk berlatih penggunaannya terlebih dahulu sebelum pergi ke alam liar.
Terkini Lainnya
- Paspor Indonesia Peringkat 66 Dunia Selama 2 Tahun, Ini Kata Menteri
- Paspor Baru Diharapkan Tingkatkan Indeks Paspor Indonesia
- Rotunda Gedung Capitol di AS, Tempat Pelantikan Donald Trump
- Travex 2025 di Malaysia Jadi Ajang Kemenpar Promosikan Pariwisata Indonesia
- Wisma Habibie Ainun, Penuh Sejarah dan Kisah Inspiratif Presiden ke-3 RI
- Imigrasi Buka Layanan 1.075 Paspor di GBK Minggu, 19 Januari 2025
- Desa Wisata Tetap Jadi Program Unggulan Pengembangan Pariwisata Indonesia
- 1881 Heritage, Wisata Gratis untuk Nikmati Gemerlap Malam Hong Kong
- Pelancong 54 Negara Ini Harus Ajukan Izin ETA Sebelum ke Inggris
- Seolah Akan Tabrak Menara Eiffel, Iklan Maskapai Penerbangan Pakistan Ini Tuai Kontroversi
- Italia Berencana Perketat Wisatawan Saat Mengulas Tempat Wisata, Restoran, dan Hotel
- Jadi SImbol Kebinekaan, Jakarta Murugan Temple Akan Diresmikan Awal Februari 2025
- Liburan ke Hong Kong Saat Musim Dingin, Tak Perlu Bawa Jaket Super Tebal untuk Salju
- Aktivitas Baru, Anak Bisa Belajar Bikin Gyudon di Kidzania Jakarta
- Penutupan Pendakian Gunung Semeru Diperpanjang Hingga 8 Februari 2025
- Sugar Glider Lepas di Pesawat China Eastern, Penerbangan Ditunda
- Gedung di Tokyo Dirobohkan karena Halangi Pemandangan Gunung Fuji
- 4 Rekomendasi Spot Diving di Pulau Kaledupa Wakatobi
- Tersesat di Hutan Saat Pendakian? Ini yang Harus Dilakukan...
- 5 Tips Pertama Kali Ikut Perjalanan dengan Kapal Pesiar