pesonadieng.com

Jelang Libur Sekolah, Pelaku Wisata Diminta Bersiap Hadapi Lonjakan Pengunjung

Anak bermain flying fox di tempat wisata anak Rivera Bogor.
Lihat Foto

- Jelang momen libur sekolah pelaku wisata diminta bersiap untuk menghadapi lonjakan pengunjung. Diprediksi, peningkatan pergerakan wisatawan nusantara pada libur sekolah mencapai 10 hingga 20 persen.

"Diperlukan persiapan, baik dari sisi pelaku industri dan pengelola daya tarik (wisata)," kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Nia Niscaya dalam program The Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (19/6/2024).

Khusus untuk pengelola daya tarik wisata, kata Nia, diimbau berhati-hati akan terjadinya penumpukan wisatawan di satu tempat. Maka dari, diharapkan teknik manajemen pengunjung dapat diterapkan dengan baik.

Menurut Nia, manajemen pengunjung ini sangat berpengaruh terhadap pengalaman wisatawan yang berkunjung.

Baca juga:

Apabila pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan kurang menyenangkan, dan pengalaman tersebut dibagikan ke masyarakat luas, maka akan berdampak terhadap kunjungan ke tempat tersebut.

"Keberhasilan promosi itu (suatu tempat wisata) adalah ketika orang datang dan datang lagi," kata Nia.

Selain itu, pelaku wisata juga diminta untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kesehatan daya tarik wisata. Termasuk dalam hal ini menjalankan standar prosedur operasional dan aspek CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Enviromental Sustainability).

Water Splash, Taman Sarbini, di Blora, Jawa Tengah, salah satu tempat wisata anak di Blora. 
Dok. Visit Jateng Water Splash, Taman Sarbini, di Blora, Jawa Tengah, salah satu tempat wisata anak di Blora.

"Keselamatan dan keamanan itu sesuatu yang tidak bisa ditolerir, tidak boleh ada kesalahan sama sekali," katanya.

Berkaitan dengan keamanan, Nia juga mengingatkan untuk mengawasi tempat wisata agar tidak ada pencopet yang meresahkan pengunjung.

Peringatan ini tidak hanya diingatkan untuk pengelola tempat wisata, tetapi juga untuk setiap wisatawan agar tetap menjaga diri dan barang bawaan.

Baca juga:

4 Tips Berkunjung ke Museum Art dengan Anak-anak

5 Tempat Lihat Hewan di Bandung untuk Wisata Anak

10 Museum di Bandung untuk Anak, Belajar Sambil Bermain

Mengingat kunjungan ke tempat wisata diperkirakan akan melonjak, para penyedia atraksi wisata diminta untuk memastikan agar wahana yang beroperasi sesuai dengan kapasitas daya dukung.

"Menyediakan jalur evakuasi dengan memasang tanda titik kumpul. Sehingga ketika terjadi bencana, yang tentu tidak kita harapkan, orang-orang tahu arahnya kemana (untuk jalur evakuasi)," katanya.

Serta, Nia mengingatkan untuk tetap memperhatikan perubahan cuaca dan potensi bencana alam yang berpeluang terjadi di tempat yang dituju.

Khusus untuk para wisatawan, apalagi orang tua, diminta untuk memilih tempat wisata yang ramah anak-anak. Supaya tidak memberikan kenangan yang buruk kepada anak nantinya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat