pesonadieng.com

4 Spot Diving di Pulau Binongko Wakatobi, Lihat Karang Warna Warni

Ilustrasi diving di laut Wakatobi.
Lihat Foto

- Pulau Binongko merupakan pulau paling timur di antara tiga pulau lainnya di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Jika berangkat dari Jakarta, wisatawan dapat menumpangi pesawat tujuan Kendari, lalu melanjutkan perjalanan ke Wakatobi.

Jalur masuk menggunakan pesawat ke Wakatobi bisa lewat Pulau Wangi-Wangi ataupun Pulau Tomia. Jika hendak bertolak ke Pulau Binongko, disarankan masuk lewat Pulau Tomia supaya lebih dekat.

 Baca juga:

Salah satu daya tarik wisata di Pulau Binongko yang sayang untuk dilewatkan yaitu diving atau menyelam.

Spot diving di Pulau Binongko Wakatobi

Berikut empat rekomendasi spot diving di Pulau Binongko yang rangkum dari buku panduan wisata resmi Wakatobi.

1. Tanjung Haka

Tanjung Haka merupakan salah satu spot diving yang terletak di paling selatan kepulauan Wakatobi, tepatnya di sekitar Desa Haka, Binongko. Spot ini bisa dijangkau dengan menumpangi kapal dari dermaga Haka sekitar 10 menit.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Di sini penyelam akan melihat jenis karang kipas yang berwarna-warni, tidak ketinggalan dengan penyu hijau, hiu karang, barakuda, dan black snapper.

Baca juga: 4 Spot Diving di Pulau Tomia Wakatobi, Ada Terumbu Karang Bentuk Kipas

Arus di Tanjung Haka tergolong cukup kuat, dengan kedalaman rata-rata 20 meter dan jarak pandang 25 meter. Maka dari itu disarankan spot ini hanya diselami oleh para penyelam berlisensi.

2. We'e Dive

Sesuai dengan namanya, We'e Dive terletak tepat di depan Pantai We'e, posisinya antara Popalia dan Desa Oihu, Togo Binongko. Lokasinya bisa jangkau dengan menumpangi kapal dari dermaga Oihu sekitar 10 menit.

Spot di We'e Dive lebih didominasi dengan kontur Wall atau dinding karang. Di sana dapat ditemui berbagai jenis ikan seperti White Tip Shark (hiu karang putih), penyu hijau, pari, dan ikan barakuda.

Baca juga: 4 Atraksi Budaya di Pulau Kaledupa di Wakatobi, Ada Festival

Kedalaman rata-rata We'e Dive yakni sekitar 20 meter, dengan jarak pandang sekitar 20 meter. Spot ini direkomendasikan hanya diselami oleh para penyelam berlisensi.

3. Ollo Dive

Ollo Dive ialah spot diving yang terletak di antara Desa Bante dan Desa Makoro, Binongko. Lokasinya bisa dijangkau dengan menumpangi kapal dari Dermaga Feri, Makoro sekitar 15 menit.

Ilustrasi penyelam diving di Wakatobi.Dokumentasi Wakatobi Tourism. Ilustrasi penyelam diving di Wakatobi.

Spot ini berada dekat dengan tebing karang di daratan, sehingga memberikan sensasi berbeda bagi para penyelam.

Jenis karang yang ada di sini yaitu wall atau dinding karang. Penyelam nantinya bisa menemui berbagai hewan laut seperti barakuda, penyu hijau, pari, hiu karang, dan ikan badut.

Keindahan karang di Ollo Dive dapat dilihat dari kedalaman dua hingga lima meter, sehingga cocok dikunjungi oleh wisatawan yang snorkeling ataupun free dive.

4. Bante Cape

Bante Cape atau Tanjung Bante berada tepat di tanjung Desa Bante, Binongko. Lokasinya bisa ditempuh menggunakan kapal sekitar  25 menit dari dermaga rukuwa.

Baca juga:

Posisinya yang terletak di tanjung utara Pulau Binongko, membuat spot ini menjadi titik pertemuan arus timur dan arus barat, Sehingga, akan ditemukan banyak biodiversitas biota laut.

Area ini juga dipenuhi berbagai macam jenis karang lunak berwarna-warni, serta menjadi tempat berkumpulnya beragam jenis ikan karang.

Spot Bante Cape memiliki kedalaman rata-rata 18 meter dengan jarak pandang 25 meter. Maka dari itu spot ini disarankan hanya diselami oleh para penyelam berlisensi.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat