pesonadieng.com

8 Kesalahan Saat Liburan Berkelompok, Awas Bisa Cekcok

Menanti Sunset di Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa.
Lihat Foto

- Bepergian bersama teman atau keluarga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun, seringkali kesalahan-kesalahan kecil dapat mengganggu liburan tersebut. 

Ada banyak hal yang harus diperhatikan saat hendak liburan bersama-sama. Komunikasi yang baik tentu saja akan membuat perjalanan Anda lebih mudah.

Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat bepergian berkelompok dan bagaimana menghindarinya, melansir dari Huffpost, Senin (22/04/2024).

Baca juga: 6 Aplikasi Travelling untuk Menunjang Kebutuhan Liburan Akhir Tahun

1. Tidak membahas keuangan

Percakapan tentang uang mungkin kerap dihindari karena dianggap sensitif. Namun, hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat perjalanan sudah dimulai. 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Penting untuk membicarakan anggaran dan pembagian biaya secara terbuka sejak awal, agar tidak ada kebingungan atau ketidakadilan di kemudian hari.

2. Lupa reservasi penginapan atau tiket masuk

Berpikir bahwa akan lebih mudah jika melakukan reservasi, baik itu tiket masuk tempat wisata atau penginapan di lokasi, saat ini adalah kesalahan umum.

Pemesanan paket wisata dan tiket pesawat secara online. ThinkStock Pemesanan paket wisata dan tiket pesawat secara online.

Tanpa reservasi, bisa jadi sulit untuk masuk tempat wisata atau mendapat penginapan, terutama saat musim liburan.

Baca juga: Mayoritas Wisatawan Indonesia Gunakan OTA Saat Pesan Penginapan

Oleh karena itu, lakukan reservasi terlebih dahulu sebelum berangkat. Terlebih saat ini sudah banyak aplikasi untuk memesan tiket tempat wisata atau penginapan secara online.

3. Memaksakan perjalanan 

Memiliki rencana perjalanan yang terlalu padat dan terstruktur secara ketat, dapat membebani semua orang. 

Baca juga: 5 Tips Bongkar Koper Setelah Liburan

Berikan ruang untuk improvisasi dan menyesuaikan rencana perjalanan agar semua orang dapat menikmati liburan tanpa merasa terbebani.

4. Tidak memberi waktu luang

Meski bepergian dengan cara berkelompok, ternyata penting untuk memberikan ruang dan waktu pribadi bagi setiap orang. 

Ilustrasi liburan.TAWACHAI07 Ilustrasi liburan.

Mengharapkan semua orang menghabiskan seluruh waktu bersama dapat menyebabkan kelelahan dan ketegangan. Berikan waktu bagi setiap orang untuk menikmati waktu sendiri.

5. Hanya satu orang yang menyusun perjalanan

Membiarkan satu orang untuk merencanakan perjalanan, dapat menjadi beban yang berat bagi orang tersebut.

Baca juga: Keluarga Ini Liburan Saat Puncak Arus Balik: Supaya Enggak Bentrok Sama yang Mudik

Bagilah tanggung jawab dalam perencanaan perjalanan agar semua orang merasa terlibat dan memiliki keputusan dalam perjalanan tersebut.

6. Kurang komunikasi

Tidak mengomunikasikan harapan dan keinginan masing-masing individu dalam perjalanan dapat menyebabkan ketidakpuasan.

Sunset di Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa.INSTAGRAM.com/FERRY CARMICHAEL Sunset di Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa.

Buatlah waktu untuk berbicara tentang harapan dan keinginan setiap orang agar semua orang merasa didengar dan dihargai.

7. Tidak mengatur pengeluaran

Tidak memiliki strategi untuk membagi pengeluaran juga dapat menyebabkan konflik saat perjalanan sudah dimulai.

Baca juga: Daftar 10 Destinasi Luar Negeri Murah untuk Liburan Keluarga

Sebelum berangkat, buatlah kesepakatan tentang bagaimana pengeluaran akan dibagi dan siapa yang akan bertanggung jawab atas pembayaran masing-masing hal.

8. Tidak bersikap fleksibel

Terlalu kaku dalam rencana perjalanan juga dapat menjadi masalah. Bersikap fleksibel dan terbuka terhadap perubahan rencana dapat membuat liburan menjadi lebih menyenangkan dan lancar.

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat