pesonadieng.com

Daftar Planetarium dan Observatorium di Indonesia

Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung
Lihat Foto

- Planetarium merupakan tempat yang sangat menarik untuk mempelajari tentang bintang, planet, dan segala hal yang berhubungan dengan alam semesta. 

Di Indonesia, tidak hanya ada planetarium di Jakarta, tetapi juga tersebar di beberapa kota lainnya. 

Dengan adanya planetarium di berbagai kota di Indonesia, masyarakat dapat lebih mudah mengakses dan mempelajari tentang keajaiban alam semesta tanpa perlu jauh-jauh ke Jakarta.

Baca juga: Planetarium Jagad Raya Tenggarong di Kaltim: Lokasi dan Tiket Masuk

Berikut merupakan daftar planetarium dan observatorium yang tersebar di seluruh Indonesia

1. Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha, didirikan pada 1 Januari 1923 oleh K. A. R. Bosscha dan Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging, merupakan observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara. 

Dari sini, ilmu astronomi di Indonesia memberikan kontribusi internasional dalam pengembangan astrofisika tentang bintang, Tata Surya, dan galaksi. 

gedung Observatorium Bosschaitb.ac.id gedung Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha, yang menjadi bagian dari Institut Teknologi Bandung sejak 1951, berlokasi di Jalan Peneropongan Bintang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Untuk kunjungan, observatorium menerima dua sesi dengan kuota maksimal 50 pengunjung per sesi. 

Baca juga: 5 Tempat Wisata Dekat Observatorium Bosscha, Ada Spot Foto Baru

Sesi pertama berlangsung pukul 08.30-10.00 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung pukul 10.30-12.00 WIB.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi observatorium ini dan menikmati keindahan alam semesta.

2. Observatorium Taman Ismail Marzuki

Gedung putih berbentuk kubah yang terletak di Jakarta telah ditutup sejak tanggal 14 Maret 2020. 

Menurut catatan , penutupan ini disebabkan oleh proyektor star ball yang tidak berfungsi. 

Observatorium Taman Ismail MarzukiDok./XENA OLIVIA Observatorium Taman Ismail Marzuki

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berencana untuk mengganti proyektor tersebut karena sudah tergolong tua dan keluaran tahun 1997. 

Meskipun begitu, wisatawan tidak perlu khawatir karena masih ada kegiatan astronomi yang bisa diikuti di sana, yang diselenggarakan oleh UP PKJ TIM.

Baca juga: Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki, Modern dan Asri

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan astronomi yang akan dilakukan, Anda dapat mengecek akun Instagram resmi mereka @planetariumjkt. 

Meskipun Gedung POJ belum bisa dikunjungi saat ini, namun masih banyak kegiatan menarik yang dapat dinikmati terkait dengan ilmu astronomi.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat