pesonadieng.com

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Desa Pujon Kidul jadi desa wisata dengan konsep sustainable tourism.
Lihat Foto

Hari Bumi diperingati pada 22 April setiap tahunnya. Planet vs Plastics merupakan tema Hari Bumi 2024.

Dikutip dari laman Earthday.org, tema Hari Bumi 2024 mengajak semua orang untuk berhenti menggunakan plastik sekali pakai demi kesehatan manusia dan bumi.

Kampanye ini menuntut pengurangan produksi semua jenis plastik sebesar 60 persen pada 2040 mendatang.

Baca juga: Kemenparekraf Dorong Penerapan MICE dengan Lingkungan Berkelanjutan 

Hari Bumi yang berkaitan dengan lingkungan, juga bersinggungan dengan keberlanjutan pariwisata hijau Indonesia dan dunia.

 

Tepat pada peringatan tahunan kesehatan bumi ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap pariwisata Indonesia lebih berkelanjutan.

"Dengan mengedepankan aspek dekarbonisasi atau pengurangan emisi karbon dengan beberapa kegiatan," ungkap Sandiaga dalam Weekly Brief with Sandiuno daring, Senin (22/4/2024).

Kegiatan yang dimaksud meliputi penanaman bakau, terumbu karang, penanganan sampah berkelanjutan, serta pengurangan sampah makanan dan penggunaan energi baru dan terbarukan.

Baca juga: PHRI Rencanakan Standar Green Hotel untuk Pariwisata Berkelanjutan

"Program konkretnya sudah banyak sekali, kami tampilkan di PBB dan mendapatkan pengakuan," kata Sandiaga.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh (@kompascom)

Indonesia yang dekat dengan alam

Dikutip dari laman Kemenparekraf, Sandiaga mengungkapkan keinginannya menampilkan wajah destinasi Indonesia yang dekat dengan alam, budaya, dan penuh petualangan.

Hal itu disampaikan dalam forum UN General Assembly Sustainability Week di New York, Amerika Serikat, saat membahas mengenai transformasi pariwisata Indonesia pascapandemi.

Baca juga: Pariwisata Berkelanjutan Bakal Jadi Prioritas pada 2024

Harapnya, destinasi wisata tidak hanya berfokus pada sun, sea, dan sand, melainkan juga berdasarkan keberlanjutan.

Fungsi ekosistem terumbu karang.Unsplash/Oleksandr Sushko Fungsi ekosistem terumbu karang.

“Kami meyakini Indonesia memiliki destinasi wisata yang unik, menarik, bukan hanya Bali, tapi juga lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang sedang kami bangun secara totalitas. Kami melihat ini menjadi sebuah perjalanan yang sangat menentukan bagaimana Indonesia akan menjadi negara pilihan wisatawan,” tutur Sandiaga, dikutip dari Kemenparekraf.

Terbaru, ada Ibu Kota Nusantara (IKN) yang juga akan menjadi destinasi wisata baru dan disebut mengedepankan interkonektivitas berbasis kelestarian alam.

Baca juga: Google Doodle Peringati Hari Bumi 2024, Tulisan Google Diganti Foto Unik Alam

“Karena ini menjadi unggulan kita maka kita akan fokus terhadap pariwisata dan infrastruktur yang ramah lingkungan,” kata Sandi.

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat